Jumat, 26 November 2010

Ketika Tuhan Jatuh Cinta the series



Langit adalah kitab yang terbentang…

Bumi adalah kitab yang terhampar…

Manusia adalah kitab yang erjalan…

Sedangkan Al-Qur’ an adalah cahaya di dalam kegelapan…

Tidakkah kau renungkan bahwa segala intrik yang terjadi di dalam hidup, hingga memaksa meneteskan air mata adalah pertanda ketika Tuhan Jatuh Cinta…???

Puisi diatas merupakan salah satu karya Wahyu Sujani, sang penulis Novel Ketika Tuhan Jatuh Cinta. Novel yang begitu menyentuh hati kecil kita ini, mengingatkan akan betapa tak bertepinya Cinta Tuhan kepada kita, sekalipun kita masih saja terus-menerus berkhianat pada Nya !!! Di buku pertamanya ini menghadirkan peringatan pada Hati-hati yang merindukan Tuhan, Bahwa cinta Tuhan selalu untuk kita, asal kita mau mengasahnya. Karena mampu merasakan sentuhan cinta Tuhan di kedalaman hati kita sungguh anugerah terbaik dan terindah dalam hidup kita. Mampu memahami diri sendiri sebagai Hamba dihadapan Kuasa Cinta Tuhan Sebagai sang Khalik…


Laju hidup dan cinta Fikri, tokoh utama dalam novel dwilogi Ketika Tuhan Jatuh Cinta ini, sungguh penuh liku yang kadang begitu dramatis dan menguras kekuatan hidup!
Sebagai bukti cinta-Nya atas kejernihan spiritual dan kepekaan rasa kemanusiaan Fikri yang demikian menonjol, Allah terus mengujinya dengan banyak cara. Dan, dialah manusia tegar yang tidak pernah putus asa! Dia jugalah sosok lelaki yang layak dicintai siapa pun, terutama para perempuan! Dan Fikri harus memilih satu dari sekian yang pernah menyentuh hatinya.
Lantas, siapakah perempuan yang akhirnya dihadiahkan Tuhan untuknya? Lidyakah? Shirakah? Lenikah? Alzenakah? Atau, ada yang lain lagi? Sekali lagi, namanya Fikri, seorang seniman pasir…
Buku pemungkas ini, Ketika Tuhan Tuhan Jatuh Cinta 2, akan menjawab tuntas semua penantian Anda selama ini!




Dalam tiap doa yang ia panjatkan, selalu terselip puji syukur atas segala karunia yang diberikan Allah Swt. Istri yang cantik dan shalihah, plus karier yang cemerlang.
Tapi kini, Fikri bukan orang biasa lagi. Namanya telah melambung sebagai seorang seniman. Jadwal pameran pun kian padat dan berbenturan dengan kesibukan sang istri.
Maka episode ujian rumah tangga pun dimulai….

Di balik cintanya pada Fikri, ternyata Shira menyimpan suatu rahasia.
Lalu, orang-orang ketiga mulai masuk ke dalam kehidupan rumah tangga mereka. Jo, atasan Shira, menyebarkan isu bahwa dirinya punya affair dengan Shira. Belum lagi Alzena, malaikat penolong bagi Shira, ternyata menyimpan misi tertentu di balik semua sikapnya selama ini. Serta masih ada Diana, gadis yang pernah ditolong Fikri, diam-diam menaruh hati terhadap seniman pasir yang sedang berpameran di Pangandaran itu.
Hujan pun melebat! Badai pun melumat! Fikri dan Shira terasa begitu pekat nan penat untuk mempertahankan napas cintanya!
Inilah novel religi yang sangat kaya konflik dan intrik, begitu menghentak untuk terus diikuti, siap melarutkan Anda dalam emosi tiap pelaku di dalamnya.

“Semakin kita berada di puncak tertinggi, angin akan semakin menerpa kita….” Itulah yang terjadi pada Fikri!Saat tengah berada di puncak karier, badai menerpanya bertub-tubi. Pertengkaran hebatnya dengan istrinya, Shira, yang berujung pada gugatan cerai, kehadiran Nanda yang menebar fitnah dengan menyebar foto-foto mesum di internet, hingga perbuatan Babeh yang tak senonoh terhadap mantan kekasihnya, Leni. Semuanya ruang jadi satu di meja kehidupan Fikri. Belum lagi kedatangan Meyda dan Alzena, dua wanita yang sama-sama shalihah dan cantik kian membuatnya galau. Fikri tersudut, terjatuh: dan dalam lelahnya, ia memohon petunjuk kepada Rabb-nya siapa yang harus dipilihnya, Meyda atau Alzena? Subahanallah…! Dalam simpuhnya, sebuah mimpi dahsyat didatangkan oleh Allah. Fikri berdesakan menuju Ka’bah, lalu sujud di hadapannya untuk mencurahkan segala kecamuk dalam dadanya. Dan, ketika sedang berdzikir, matanya membentur sesosok perempuan berselendang kain putih. Perempuan itu mengucapkan sebaris kalimat yang membuat dada Fikri terhentak hingga berusaha mengejarnya….Inilah novel lanjutan Napas Cinta para Ahli Doa. Novel yang sarat konflik, pencarian, sekaligus kaya makna ini siap menerbangkan segudang imajinasi Anda. Bacalah, Anda pasti sangat susah untuk berhenti di tengah jalan!


“Dunia ini amat singkat, namun mengakibatkan sesuatu yang bertingkat-tingkat. Di pintu langit ini, kita bersimpuh dan bersujud untuk menemui Maha Cinta. Niscaya, cinta yang sedang dicari akan bisa kita temui….”
Bumi cinta Fikri sungguh bertekuk-lipat!
Setelah pernikahannya dengan Shira gagal, ia dibingungkan dengan beberapa wanita yang mengharapkan cintanya. Namun, Fikri selalu terngiang sebaris kalimat indah dari wanita bercadar dan bermata hitam bening yang ditemuinya di dalam mimpi itu.
Kehadiran wanita yang selalu berbicara dengan ayat al-Qur’an itu kian meramaikan gemuruh gulana jiwa Fikri. Wanita bercadar yang selalu menghindar darinya itu ternyata diam-diam sangat memperhatikannya. Diakah wanita yang ditemuinya dalam mimpi? Atau, jangan-jangan wanita itu adalah Shira, mantan istrinya?
Inilah novel religius yang siap mengaduk-aduk emosi Anda. Mengikuti rel-rel konflik yang datang silih berganti sedemikian cekam dan tikam ini, mulai dari kasih tak sampai, dendam kesumat, dan kemarahan bergemuruh, Anda akan menuai pemahaman luar biasa bahwa hidup memang tidaklah linier. Hidup adalah perjuangan hebat, bahkan maha dahsyat, tak terkecuali iman dan cinta!
Sang penulis senior yang piawai ini siap membuat rasa penasaran akan akhir dari kisah ini terus membumbung tinggi di hati Anda.



Kehadiran wanita-wanita dalam kehidupannya tidak serta-merta menghapuskan rasa cinta Fikri terhadap mantan istrinya, Shira. Tak pernah lelah Fikri mengajak Shira untuk rujuk, hingga akhirnya ia harus menyerah ketika mendengar bahwa mantan istrinya telah dikhitbah (dilamar) lelaki lain.
Fikri tersentak!
Ia tak bisa hidup dengan terus menengok masa lalu. Ia harus terus berjalan. Ia membutuhkan istri untuk mendampingi laju hidupnya.
Lantas, siapakah yang akan dipilihnya?
Fikri mencurahkan kebingungannnya kepada Anna Mardiyah, wanita yang dikenalnya di dunia maya. Fikri bahkan mengajak Anna Mardiyah untuk bertemu dan menjalani ta’aruf. Namun, alangkah terkejutnya Fikri saat mengetahui sosok sebenarnya Anna Mardiyah.
Apakah Fikri menyematkan kerudung cintanya kepada Anna Mardiyah, ataukah justru membatalkan niatnya untuk ta’aruf?
Inilah novel lanjutan dari Bidadari Berkalam Ilahi. Dalam kisah ini, segala misteri yang menyelubungi para pelaku di dalamnya terpecahkan.
Membaca novel ini, mengingatkan kita betapa kebahagiaan hanya bisa kita capai bila kita mampu membuat keputusan besar untuk tetap melangkah, dengan menjadikan masa lalu sebagai pedoman, bukan sebagai penghambat.
Super inspiratif!

20 komentar:

sipenjualbungakemboja mengatakan...

assalamu'alaikum.

mahu tanya.di mana bisa dapatkan buku2 ini?saya mahu bangat!

phashteev sha mengatakan...

wa alaikum salam,, maaf,saya baru bisa membalas,, kalau saya dapat dari bazar buku yang di adakan di kota saya kak,, mungkin di toko buku juga ada kak,, penerbit diva prees..

physics laboratory mengatakan...

ass..
apa ada link untuk download ketika tuhan jatuh cinta

phashteev sha mengatakan...

maaf,, saya kurang tau,, tapi saya sudah punya semua og..

blogpunyauut mengatakan...

makasih ya info bukunya, sekarang dh pnya 2 buku, mau beli lanjutannya lg..

phashteev sha mengatakan...

oke,, selamat menyelami kehidupan ahmad hizazul fikri...

lela fitria mengatakan...

saya boleh minta link.nya gg kak.??

phashteev sha mengatakan...

boleh

em elly mengatakan...

novelya kok bulet gitu cee...
sampe' bernovel@...
bingung bacanya g dikasih no serinya...
mank yang bikin g salbut..?????

Nur Layla Faizati mengatakan...

bused dahh nii novell..
bnyak bnget bru baja tiga, itupun nggakk runtut.
pgen dpet bukunya gratis.!!!
wkwkwkwk...

luthfi wayudi mengatakan...

wiisss bagus novelx

larfa mengatakan...

keren jadi penasran siapa wnaita yg dpilih sosok fikri

Kibonar Kruiz mengatakan...

subhanallah..
buat kiki atau fikri,aq dan teman2 mu di kampung ga nyangka crta hidupnya smpe jd novel..
trs berkarya buat kiki n wahyu sujani,di tnggu filem lyr lebarnya..
buat fikri atau kiki,hayu ngumpul di gardu ngopi hitam smbil bkin lukisan pasir,hehehe

dunia yasva mengatakan...

heeeeeeem,,,, banyak sekali,,, wanita yang dipilih fikri,, nyatakah pemuda pasir itu,,, seakan menjadi magnet para wanita solehah,,,,

kalau boleh tau apa ada PDFnya d internet tolong minta linknya..

ZAI NUDIN mengatakan...

duuuuhhh yg ketika tuhan jatuh cinta ke 2 nya blm punya euy.... msh penasaran kisah selanjutnya

inay cantik (Tabassum) mengatakan...

apa linkx mas...boleh minta g?

inay cantik (Tabassum) mengatakan...

terus novel rose in the rain itu novel yg k berapax....

Nhia Humairah mengatakan...

Assalamu'alaikum...
boleh minta linknya ?

Raja Muhammad Faisal Maynur mengatakan...

Walaikumusalam,

Raja Muhammad Faisal Maynur mengatakan...

Sepengetahuan ane, teh iney. Novel rose in the rain, itu novel penutup dr 6 seri KTJC. Untuk kang Away (panggilan akrab kang Wahyu Sujani) serta Kang Kiki (panggilan akrab Kang Fikri), hayu kita reuni ke kolong FKIP Unpas Bandung. "Ngurek hikmah lagi..."

Poskan Komentar

 

mp3

relasi


digg technorati del.icio.us stumbleupon reddit blinklist furl spurl yahoo simpy